Sialan

Ketika kesakitanku diuji
Ada yang tiba-tiba mengaku baik menawarkan banyak harap yang terlalu muluk
Dengan topeng malaikat ia hadirkan kepercayaan yang begitu meyakinkan
Aku dibuatnya terlewat percaya

Sadar tak kutemui hari itu
Hanya rasa sakit dan peluh yang terus saja menggelayuti
Aku tenggelam dalam lena abadi

Terjebak,
Dalam kelebat bayang-bayang penuh kemunafikan
Terlanjur,
Setelah sadar sudah bisa kurengkuh
Terlambat,
Semua sudah terjadi

Hasut sudah lebih dulu tiba
Pahit, kecut, getir
Hancur dan bersemayam di kepala

Dasar sialan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Cinta Untuk Aam

Apa Pedulimu?

Apa Kamu (Masih) Merindukanku?