Puisi Pukul Tiga

Lelah berpikir yang tidak-tidak
Siksa batin menyayat sendiri
Lagi-lagi luka
Luka yang terus terulang
Ingin mati rasanya
Seperti sore pukul tiga
Sehabis adzan ashar berkumandang
Dengan hawa yang sama
Berkali-kali

(2014)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Cinta Untuk Aam

Apa Pedulimu?

Apa Kamu (Masih) Merindukanku?