Pagi Berisik
Sebuah pagi kecil berisik dengan riangnya di balik
jendela
Merona menyilaukan mataku yang masih ingin terpejam
menikmati mimpi
Sedang pohon samping rumah menggugurkan daunnya
Tanda musim sudah berganti
Ternyata sudah selama itu aku menunggu hadirnya sebuah
kepastian
Dari yang kusebut masa lalu dan kini hanya menjadi
kenangan
Lama sekali sampai-sampai aku lupa bagaimana rupanya
Kenangan penuh luka itu dulunya sudah mengering
Lalu kembali basah oleh hadirnya seorang yang tak
diharapkan
Terkatung-katung
Terkoyak-koyak
Menjadi serpihan yang tak ada artinya lagi
Penyesalan datang beriringan
Aku bangun dari tidur panjang
Kemudian pagi kecil perlahan diam
Luka pergi
(2014)
Komentar
Posting Komentar