Bosan Pangkal Jenuh

Ada saat di mana bosan dan jenuh berbaur menjadi satu kesatuan utuh, dengan segala kekuatannya meruntuhkan rasa dalam dada.
Yang dulunya sayang, yang dulunya cinta, berganti menjadi sia-sia saja hanya karena bosan dan jenuh.
Jemu melakukan hal yang sama berkali-kali.

"Kamu lagi ngapain?"
"Udah makan belum?"

Adalah sebagian kecil percakapan yang begitu membosankannya untuk sebuah hubungan yang sudah bertahun-tahun telah dijalani.
Monoton.

Terkadang jarak yang memisahkan pun juga bisa jadi salah satu sebab di antara sekian penyebab lainnya.

Menjemukan. Terlalu biasa.

Bahkan tak jarang, hanya karena sebuah kebosanan ataupun kejenuhan sesaat saja bisa saling membunuh perasaan masing-masing.
Menyakitkan.

Bukankah seharusnya ada inisiatif dengan memberikan hal-hal yang baru dalam suatu hubungan, agar kebosanan tak cepat hinggap?

Bagaimana menurutmu?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Cinta Untuk Aam

Apa Pedulimu?

Apa Kamu (Masih) Merindukanku?