Remuk.

Matahari kian kemaruk
Hujan lama-lama ambruk

Senja dan malam saling tubruk
Kabut-kabut mulai mengetuk
Para istri datang merajuk

Dimanakah ku bisa temukan kasur yang empuk?
Jika dendam masih saja senang merasuk


Remuk.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Cinta Untuk Aam

Apa Pedulimu?

Apa Kamu (Masih) Merindukanku?