Teruntuk H, Semoga Bahagia
Kepada H, sepupuku..
Selamat untuk hari ini, hari di mana pernikahanmu sedang dilangsungkan.
Entah kamu bahagia atau tidak, entah ayah, adik lelaki, dan juga adik perempuanmu.
Dengan selisih usia empat tahun, mungkin aku tidak terlalu bisa dekat denganmu untuk sekedar memahami jalan pikiranmu, membaur dengan teman-teman sebayamu, dan hal lainnya.
Aku pikir, kepalamu terlalu keras melebihi batu. Terkadang hatimu juga ikut-ikutan. Hingga ayah dan kedua adikmu lebih memilih diam dan mengalah hanya untuk membuatmu senang.
Harapan demi harapan selalu terpanjat dari ucapan seorang yang mulia, ayahmu. Ayah yang setiap detik hidupnya tak pernah luput untuk mengingatkanmu menuju kehidupan yang lebih baik. Walau terkadang kamu sering mengabaikan beliau.
Entah..
Entah sampai kapan dirimu begini.
Sebagai seorang yang tidak terlalu penting buatmu, aku hanya bisa berharap.
Berharap kapan kepalamu dihujani air hingga mengalir ke matamu, lalu hatimu menyaksikan betapa sayangnya ayah dan kedua adikmu kepadamu.
Berharap kerasnya batu yang ada di kepalamu segera melunak melebihi kapas.
Dengan segenap iringan doa, aku merengkuhmu dari kejauhan.
Semoga kamu bahagia dengan kehidupan yang baru dengan pasanganmu.
Semoga kamu tak lekas lupa dengan kasih sayang ayah, kedua adikmu, dan terutama Almarhum ibumu.
Semoga segala baik mengantarmu ke kehidupan yang lebih baik ke depannya.
Semoga kamu bahagia.
Tertanda,
Sepupu perempuan sebelah rumahmu.
Komentar
Posting Komentar