Hari Ibu
Ruang-ruang kosong itu kunamakan kesunyian tatkala jauh dari yang kusebut rumah Tempat di mana aku akan kembali memeluk guratan kerinduan dari sosok penuh dengan kasih sayang Ibu, Ciptaan Tuhan nan mulia Daripadanya tumbuh benih-benih kebahagiaan yang tak pernah bisa diukur dengan apapun Kasih sayangnya yang tiada tara mengalir deras hingga titik darah penghabisan Ibu, Tempatku berpulang dan berlindung ketika lara hati yang kusimpan sendiri sudah tak kuat bertahan lagi Kutangisi diamku sendiri Mengecap luka Ibu hadir menumbuhkan rindu Menciptakan hawa yang begitu ikhlasnya Ternyata sudah genap dua belas hari Jauh dari segalanya tentang Ibu Pelukan hangat, usapan tangan, masakan lezat dan segala hal yang membuat bahagia "Nak, kelak kau akan dapatkan apapun yang diinginkan jika sabar selalu ada di genggamanmu." Begitulah pesan Ibu kepadaku Namun aku terlalu sombong Aku bersikeras kuat sendiri Dan berpikir aku tak butuh Ibu Seiring berjalannya waktu, b...