Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2013

Menunggu Rindu

Demi malam di balik jendela Kutitipkan rindu yang entah berapa jumlahnya sudah berjubel ria dalam dada "Hati-hati ya." Pesanku kepada angin. Angin kemudian berlalu Membawa titipan rinduku "Baiklah, tunggulah di sini jangan kemana-mana." Pungkas angin Jam menari-nari bersama waktu Hingga detik jarumnya terhenti sendiri Kalender baru mendadak usang Rinduku tak kunjung datang Aku sejenak mundur ke belakang lalu pergi ke dapur Menyiapkan bahan-bahan yang kemudian kuracik bersama bumbu-bumbu Bumbu-bumbu itu bernama harapan Kutuang kedalam tungku lalu kuramu menjadi satu Harapan demi harapan sudah berkumpul Siap untuk kusajikan di meja perasaan Wahai rindu, kemari dan ciciplah..