Maaf

Maaf
Untuk awal pertemuan kita yang menyisakan pahit dalam dadamu

Maaf
Untuk kecewa atas kehadiranku yang tak kauduga sebelumnya

Maaf
Untuk enggan yang sengaja kausembunyikan di balik matamu

Maaf
Untuk keterpaksaan yang kauhadirkan di tiapku

Maaf
Untuk rasa yang seharusnya kusembunyikan tapi menguap begitu saja

Maaf
Untuk tangisan yang selalu kuteteskan di depanmu

Maaf
Untuk cemburu yang berkelakar di ujung syaraf perasaanku

Maaf
Untuk rindu yang terpaksa kutelan bulat-bulat akan ketidakrinduanmu

Maaf
Untuk sayang yang kulimpahkan terlalu banyak buatmu

Maaf
Untuk cinta yang kulipatgandakan demi egoku memilikimu

Maaf
Untuk segala rasa yang terpendam ini

Maaf
Untuk segala maaf yang kutuangkan dalam kisah ini

Maafkan aku

Dan aku pun memaafkanmu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Cinta Untuk Aam

Apa Pedulimu?

Apa Kamu (Masih) Merindukanku?