Sendu

Saat sendu berkeliaran
Diri ini hanya bisa mengadu
Melebur diri dalam dada
Lalu sejenak merapalkan doa

Anganku memelawa jauh
Mengetuk awan mencari keberadaan Tuhan
Gelegar rasa hadir di kepala
Meracau hingga berantakan

Kapan sendu ini akan berakhir?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Cinta Untuk Aam

Apa Pedulimu?

Apa Kamu (Masih) Merindukanku?