Jalang : Lajang

Bosan sudah sering lalu lalang menjalar di pikiranku
Membentuk aksara-aksara yang kurangkai menjadi huruf-huruf kesedihan
Jenuh kian hari mengguratkan sayatan-sayatan luka di dinding batinku
Rasa pada masa yang pernah indah dulunya kini mulai redup

Jika saja kau mau tahu
Bila kau maju selangkah lagi menujuku, sama saja kau membunuhku pelan-pelan


Tertanda,
Perempuan jalang yang ingin melajang

Komentar

  1. Lantang : Lajang

    lepas semua ikatan yang membelenggu lidah ini
    membuatku leluasa serukan isi hati
    tentang apa yang selama ini aku alami

    kau kekasih hati, bukan kah kau harusnya buktikan semua janji
    aku ada bukan untuk di sakiti
    tapi aku harusnya mendapatkan kebahagia'an dari cinta yang suci
    tapi semua sudah terjadi, kita sudah mengambil keputusan untuk hidup sendiri-sendiri
    mungkin ini suratan sang ILAHI yang harus aku jalani
    semoga kelak sifat dan sikap mu tak kan kau ulangi agar tak ada hati yang tersakiti lagi.

    BalasHapus
  2. :) Terimakasih, untuk lanjutannya..

    Maaf ini siapa?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Cinta Untuk Aam

Apa Pedulimu?

Apa Kamu (Masih) Merindukanku?