Sembilan Belas

Pada sembilan belas aku membuat hari
Diam memejam merapalkan doa
Kuminta segala-gala yang baik

Meramaikan apa yang sudah sepi
Mengisi apa yang baru saja kosong
Menggenapkan apa yang ganjil

Aku detikmu
Dan kamu menitku
Kita bersatu dalam satuan waktu

Kita adalah potongan-potongan episode
Yang disatukan Tuhan menjadi sebuah cerita di balik genggaman-Nya

Pada sembilan belas aku menanti
Berharap kelak kita kan selalu ada
Di sebuah masa di mana kita menempuh jalan yang sama
Hingga menua dan memejamkan mata

Kepada sembilan belas
Aku Mencintaimu dan Dicintaimu.

Selamat tanggal sembilan belas ♥


Salam,
Episode-episode Masa Depanmu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Cinta Untuk Aam

Apa Pedulimu?

Apa Kamu (Masih) Merindukanku?