OLIVIA

Teruntuk OLIVIA

Perempuan manis dengan hijab warna terang kesukaannya

Dua tulisan telah kusemat kuat di sela-sela jemari tangan kanan dan kirimu

Oranye senja kali ini sejenak membuka laci ingatan di kepala
Laci ingatan yang sudah kutamatkan demi riang masa depanku
Indah cinta sempat kita semai bersama rindu di ujung perih
Virus perih yang dulu pernah mati, kini hadir bersama pelangi
Impian indah kala itu bisa kita rengkuh kembali bersama semesta
Aku hanya sekedar ingin memelukmu.. Lagi dan lagi..

Orkestra hati sudah berulang kali kita perdengarkan seharian ini
Lelap malam mengemis untuk segera dilabuhkan
Irisan mimpi mulai meriuh dalam kepala
Volume suara hewan malam semakin meninggi, lalu menghilang
Irama malam kian membenamkan dirinya
Aku rasa ini sudah waktunya kita bangun dari lelap semalam

Salam,
Yang terlanjur mencintaimu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Cinta Untuk Aam

Apa Pedulimu?

Apa Kamu (Masih) Merindukanku?