Ego

Kalau saja kau mau sedikit peka
Dadaku tak mungkin sesesak ini
Hati tak akan serapuh ini
Membuncah di kepala

Entah ego yang mana lagi ini
Menjadi dinding pembatas dalam diri
Mengunci rapat mulutku
Menghentikan derap langkah

Segala kopi sudah kusesapi
Dengan semua rasa di semua musim
Sepotong rindu menyengaja hadir
Lalu kubiarkan mati dalam pelukan
Hanya sekedar untuk menghancurkan gengsi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Cinta Untuk Aam

Apa Pedulimu?

Apa Kamu (Masih) Merindukanku?