Menunggu Kamu
Dengan bertopang dagu aku memandang jauh ke luar jendela Termenung, lalu ku mulai menghitung detik jam di tangan Ku tunggu sampai menunjuk angka 7 Kita berjanji untuk saling menyapa malam ini Angka 7 terasa lama Padahal senja sudah usai sejak tadi Lebih baik aku membunuh waktu Ku balikkan badanku Berlari menuju cermin Ku pandangi dari ujung rambut hingga ujung kaki Lalu ku dekatkan wajahku Mata ini sudah siap memandangimu dengan baik nanti Menunggu kamu itu menyenangkan juga menenangkan Ku mulai bersiap Ku rapikan lagi pakaian indah di badanku Ku poles lagi bibirku dengan gincu pemberianmu Penantianku berakhir sudah Yang ku rindukan kini tiba Aku tak lagi menunggu